Selamat Datang di GERAI DINAR SIDOARJO

Selamat Datang di GERAI DINAR SIDOARJO


Kami melayani pembelian dan penjualan koin emas dinar dan koin perak dirham untuk wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. Kami pun menyediakan berbagai artikel yang berkaitan dengan perkembangan dinar dan dirham, informasi pengguna m-dinar. Kami tidak melakukan jual beli dinar berupa mata uang kertas.

INFO ...

INFO ........BAGI YANG BERMINAT MENJADI MITRA PENJUALAN GERAI DINAR SIDOARJO. SILAKAN HUBUNGI KAMI VIA EMAIL.


Pencarian

Memuat...

Kamis, 28 April 2016

Mengobati Tanpa Obat

Mengobati Tanpa Obat

Ketika Thomas Edison sekitar satu abad yang lalu mengungkapkan visinya tentang pengobatan, banyak orang yang sinis menanggapinya – sama dengan visi-visi dia yang lain seperti filament bolam lampu, phonograph, kamera untuk gambar bergerak dlsb. Visioner inventor memang melihat jauh kedepan sebelum kebanyakan  orang lain bisa melihatnya. Dan visi jauh kedepan ini bisa diasah, dengan apa mengasahnya ? Dengan membaca berita-berita masa depan dan juga dengan terus memikirkan ciptaanNya, salah satunya saya ambil contoh kasus tentang kesehatan.

Apa yang divisikan oleh Thomas Edison satu abad lalu diungkapkannya dalam kalimat : “Dokter pada masa depan tidak akan memberi obat, tetapi tertarik pada pasiennya dalam konteks perhatian pada sisi manusianya, pada makanannya yang benar dan pada pencegahan penyakit”.

Rabu, 27 April 2016

Essential and Vegetables Oils Opportunities

Essential and Vegetables Oils Opportunities

Negeri agraris di sekitar katulistiwa seperti negeri kita Indonesia ini sesungguhnya sangat beruntung dengan berbagai sumber ekonomi yang tidak ternilai harganya. Namun karena kekurang-fahaman kita sendiri, sumber ekonomi itu belum berhasil dimanfaatkan secara optimal untuk kemakmuran rakyatnya. Diantara kekayaan kita itu adalah keaneka ragaman hayati yang luar biasa sebagai sumber-sumber minyak atsiri atau essential oils dan vegetable oils. Bagaimana cara mengolah kekayaan di sekitar kita ini ?

Pertama harus mulai memahaminya tentu saja. Essential oils meskipun namanya minyak tetapi tidak oily, dia umunya disuling dari bagian tertentu tanaman seperti daun, bunga, akar dlsb. yang mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri ini volatile dan mudah menguap, itulah yang menimbulkan keharuman yang kita cium.

Segala macam bunga-bungaan di sekitar kita yang berbau harum seperti melati, kenanga, kantil dlsb. mengandung essential oil ini, juga tanaman-tanaman seperti nilam, cengkeh, sereh wangi, akar wangi dlsb. mengandung minyak atsiri yang sangat berharga.

Selasa, 26 April 2016

Peluang di Avocado - Based Industry

Peluang di Avocado-Based Industry

Setelah tulisan saya akhir pekan lalu tentang Can We Make The Change ?banyak pertanyaan datang ke saya yang intinya menanyakan dimana peluang yang bisa diambil dari perubahan yang saya maksud dalam tulisan tersebut. Intinya yang saya jelaskan adalah – kalau ada satu jenis tanaman buah yang bisa menjadi dasar lahirnya sebuah industri baru – maka salah satunya adalah alpukat. Setidaknya saya mengidentifikasi ada 7 segmen industri yang bisa digarap oleh peminatnya masing-masing, dan inilah peluang bagi kita semua di negeri ini untuk membangun masyarakat dan ekonomi yang sehat saat ini.

Jumat, 22 April 2016

Can We Make The Change ?

Can We Make The Change ?

WHO memperkirakan bahwa penderita diabetis di Indonesia akan melonjak dari 10 juta orang tahun 2015 lalu menjadi 21.3 juta orang dalam 14 tahun mendatang. Sementara itu penderita cancer kita yang tingkat prevalensi-nya saat ini berada di angka 130 per 100,000 orang, akan bergerak menuju tingkat prevalensi yang sama dengan negara-negara barat yang kini sudah berada di kisaran angka 300-an per 100,000 orang – karena pola makan dan gaya hidup mereka yang kita tiru. Trend mengerikan dalam bidang kesehatan ini akan terus memburuk untuk kita dan lebih-lebih generasi anak cucu kita, kecuali kita membuat perubahan yang bisa kita lakukan sekarang juga !

Kita tahu bahwa penyakit-penyakit mengerikan seperti diabetescancer , jantung  dan perbagai penyakit serius lainnya adalah penyakit-penyakit yang bisa dicegah dan diobati dengan memperbaiki makanan kita -  tetapi kita berbuat sangat sedikit untuk ini.

Rata-rata ahli kesehatan tahu makanan apa yang menyebabkan penyakit-penyakit tersebut dan makanan apa pula yang bisa mencegah atau bahkan mengobatinya. Lagi-lagi sangat sedikit yang dilakukan di tingkat masyarakat, orang per orang banyak yang melakukannya – tetapi belum menjadi gerakan yang massive di masyarakat.

Kamis, 21 April 2016

Abasa Diet - Agar Jantung ini Tidak Berhenti Mendadak

Abasa Diet – Agar Jantung Ini Tidak Berhenti Mendadak

Penyebab kematian tertinggi di dunia yang menurut WHO menelan korban sekitar  7.5 juta orang per tahun adalah terkait dengan penyakit jantung atau serangan jantung. Ini lebih besar dari korban perang di seluruh dunia, tetapi sangat banyak kita abaikan. Gejala serangan jantung itu bisa sangat fatal, bisa menjadi yang pertama dan yang terakhir bagi banyak orang. Tetapi sekali lagi inipun juga tidak perlu menteror kita sehingga kita bisa ‘mati’ sebelum kematian itu bener-bener datang. Bagaimana caranya ?

Pentingnya agar kita tidak mati mendadak – mati ketika kita tidak siap - ini bahkan diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan sebuah do’a : Allahumma inni a'udzubika mim mautil faj'ah (Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari mati mendadak).

Mati mendadak karena serangan jantung tidak dikenal di jaman Nabi dan sesudahnya, bahkan di jaman ini-pun masih banyak masyarakat yang hidup terbebas dari potensi serangan jantung. Sebuah study yang dilakukan oleh Cornell dan Oxford University terhadap suatu desa berpenduduk 500,000 orang di  Guizhou – China, selama 3 tahun periode study di daerah tersebut tidak pernah terjadi kematian mendadak karena serangan jantung.

PERGERAKAN HARGA DINAR EMAS 24 JAM

Mengenal Dinar dan Dirham
Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW,”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud). Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham.
Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma.
Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .
Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association(LBMA).
Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.
Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan & dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk..
Copas dari Buku "Mengembalikan Kemakmuran Islam dengan Dinar dan Dirham " oleh : Muhaimin Iqbal