Selamat Datang di GERAI DINAR SIDOARJO

Selamat Datang di GERAI DINAR SIDOARJO


Kami melayani pembelian dan penjualan koin emas dinar dan koin perak dirham untuk wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. Kami pun menyediakan berbagai artikel yang berkaitan dengan perkembangan dinar dan dirham, informasi pengguna m-dinar. Kami tidak melakukan jual beli dinar berupa mata uang kertas.

INFO ...

INFO ........BAGI YANG BERMINAT MENJADI MITRA PENJUALAN GERAI DINAR SIDOARJO. SILAKAN HUBUNGI KAMI VIA EMAIL.


Pencarian

Memuat...

Rabu, 10 Februari 2016

Peluang Profesi Baru Bernama Petani Urban

Peluang Profesi Baru Bernama Petani Urban

Bila Anda seorang pemula yang mencari jalur karier yang tidak biasa,  atau eksekutif puncak – yang sudah mentok dengan karir Anda saat ini – dan sedang mencari jalan untuk sukses kedua Anda,  maka perlu Anda pertimbangkan jenis karir baru yang satu ini – yaitu untuk menjadi professional di bidang Urban Farming. Mengapa ini akan menjadi semakin menarik di beberapa tahun kedepan ? Karena Petani Urban  akan bisa mengubah liabilities menjadi asset, mengubah yang biasa menjadi luar biasa dan bahkan merintis jalan Baldatun Thoyyibatun WaRabbun Ghafuur. Bagaimana caranya ?

Untuk memahami secara sederhana peluang itu, berjalanlah keliling kota dan saksikan apa yang terjadi di pekarangan-pekarangan orang kaya maupun di halaman kantor-kantor, di  pinggir-pinggir jalan komplek perumahan mewah – apa yang dilakukan orang terhadap rumput-rumput mereka ?

Selasa, 09 Februari 2016

Urban Farming

Urban Farming

Dunia tidak hanya akan menghadapi krisis energi pasca peak oil dan perbagai penurunan supply gas, batu bara , uranium dlsb. Dunia menghadapi penyusutan ketersediaan perbagai sumber daya alam lain yang tidak terbarukan atau tidak tumbuh/diproduksi lagi. Diantaranya yang sudah pasti adalah penyusutan ketersediaan lahan untuk produksi pangan. Maka manusia harus berfikir dan bekerja keras, agar pangan itu tetap tersedia untuk sebanyak mungkin penduduk bumi. Bukan hanya tersedia, tetapi juga harus terjangkau. 

Tahun 2010 lalu penduduk negeri ini kurang lebih berimbang 50/50 antara yang tinggal di perkotaan dan pedesaan, tahun 2025 nanti yang tinggal di perkotaan 2/3 atau dua kali dari yang tinggal di desa. Pada saat Indonesia berulang tahun ke 100, penduduk perkotaan Indonesia mendekati 6 kali dari yang tinggal di desa. Lantas dari mana mereka akan makan ?

Senin, 01 Februari 2016

Integrated Organic Farming Workshop 12-13 Maret 2016

Integrated Organic Farming Workshop 12-13 Maret 2016

Persiapan workshop yang ditunggu-tunggu itu kini Alhamdulillah mendekati final, detail program dan biayanya sudah dapat di-download di link berikut. Program ini kami buat dalam bentuk workshop atau lokakarya karena dimaksudkan untuk membekali peserta dengan pengetahuan maupun ketrampilan yang cukup untuk mampu mengimplementasikan suatu project Integratied Organic Farming (IOF).

Sayur organic yang bisa diproduksi di sekitar kita

Kamis, 28 Januari 2016

Integrated Organic Farming

Integrated Organic Farming

Bila masalah Food Gap itu begitu imminent di depan mata, bahkan tidak usah menunggu tahun 2050 – kini perebutan bahan pangan di dunia-pun sudah terjadi – lantas apa solusi konkrit yang bisa dilakukan masyarakat untuk memperbaiki keadaan ini ? Salah satu yang konkrit adalah dengan apa yang kita sebut Integrated Organic Farming, atau bertani organik secara terintegrasi. Banyak model sejenis yang sudah dikembangkan di dunia, tetapi saya mem-fine-tune-nya agar lebih sesuai dengan tugas kita di muka bumi ini – yaitu memakmurkannya (QS 11:61) kemudian juga menegakkan dan menjaga keseimbangannya (QS 55 :9).

Lantas apa yang diintegrasikan ? Saya menggunakan dua belas unsur untuk membangun model Integrated Organic Farming (IOF) ini, dan melalui ke 12 unsur ini pula kita bisa menilai apakah suatu objek pertanian bisa dikatakan sebagai objek IOF atau tidak.

Selasa, 26 Januari 2016

Food Gap

Food Gap

Situs resmi Bank Dunia tahun lalu mengungkapkan bahwa tahun 2050 ketika penduduk dunia mencapai 9 milyar orang, dunia membutuhkan pangan 50 % lebih banyak dari sekarang. Masalahnya adalah, alih-alih naik 50 % - produksi pangan dunia justru cenderung turun 25 % karena perbagai faktor seperti perubahan iklim, penurunan kesuburan tanah, penurunan kwalitas air dan kerusakan perbagai sumber daya alam lainnya. Apa yang kita lakukan kini, ikut menentukan apakah jurang pangan (food gap) itu melebar atau kita bisa merintis jalan untuk menutupnya.

Pada tingkat produksi pangan dan jumlah penduduk saat ini, produksi pangan mestinya cukup bagi seluruh penduduk dunia. Kenyataannya kini ada sekitar 800 juta orang yang masih lapar atau sekitar 11 % dari penduduk dunia. Bisa dibayangkan ketika penduduk dunia naik, tetapi justru pangan yang diproduksinya menurun.

Jurang pangan akan semakin menganga lebar. Orang-orang kaya tetap akan mampu membeli pangan yang harganya melambung tinggi, sementara yang tidak mampu membeli bahan pangan secara cukup akan semakin tambah banyak.

PERGERAKAN HARGA DINAR EMAS 24 JAM

Mengenal Dinar dan Dirham
Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW,”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud). Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham.
Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma.
Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .
Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association(LBMA).
Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.
Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan & dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk..
Copas dari Buku "Mengembalikan Kemakmuran Islam dengan Dinar dan Dirham " oleh : Muhaimin Iqbal